TANGERANG.WAHANANEWS.CO — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Ats-Tsauroh, Serang, untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pembangunan ini merupakan bagian dari program 'Sinergi Ekonomi Rakyat', meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat peran SPPG di lapangan. BGN fokus pada program terstruktur dan berbasis data.
Baca Juga:
Soal Pembelian Motor Listrik BGN, Purbaya Akui 'Terkecoh'
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya, mengatakan dapur ini nantinya akan menjadi pusat produksi makanan bergizi yang dikelola melalui sistem SPPG. Sehingga, distribusi makanan kepada penerima manfaat dapat dilakukan secara lebih efektif dan terstandarisasi.
Selain itu, pembangunan dapur ini juga diharapkan mampu mempercepat distribusi makanan bergizi bagi masyarakat di wilayah Serang dan sekitarnya. Dia berharap, fasilitas ini nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
"Dengan dibangunnya dapur MBG ini, madrasah yang ada di masjid ini serta anak-anak yatim usia sekolah dan balita bisa mendapatkan MBG. Ini gagasan yang bagus mudah-mudahan jadi motivasi bagi yang lain, bahwa intensif yang akan diberikan oleh Yayasan itu akan diserahkan kepada pengurus masjid untuk mendukung operasional ini," kata Sony, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga:
Polemik MBG Berlanjut, GAPEMBI Tolak Kebijakan BGN Selama Libur Sekolah
Sementara itu, Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan bahwa pemerintah kota Serang sangat mendukung program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, jumlah SPPG di Serang mencapai 90 SPPG yang telah membawa manfaat untuk ekonomi daerah.
"Dengan adanya dapur MBG, perputaran uang di kota Serang sebulan Rp100 miliar, jadi setahun hampir sampai Rp1,2 triliun, padahal APBD kita cuma Rp1,6 miliar" ujar Budi.
Untuk itu, pihaknya siap berkolaborasi untuk mensuksekan program MBG.